
BENGKULU – Sebagai bagian dari upaya strategis mendorong budaya riset dan kreativitas ilmiah mahasiswa, UT Bengkulu sukses menggelar Seleksi Internal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2026. Langkah awal program ini diisi dengan sosialisasi intensif mengenai skema-skema PKM serta tata cara penyusunan proposal ilmiah yang sesuai dengan standar nasional. Kegiatan ini diarahkan untuk menjaring ide-ide inovatif mahasiswa di bidang penelitian, kewirausahaan, teknologi, hingga pengabdian masyarakat.
Melalui proses pengumpulan dan kurasi ketat oleh tim dosen reviewer yang kompeten, dari total 7 mahasiswa yang mendaftar, didapatkan 1 proposal final yang resmi dikirim mewakili UT Bengkulu ke tingkat nasional. Tahapan seleksi ini sekaligus mengevaluasi kendala pemahaman pedoman penulisan di kalangan mahasiswa. Untuk itu, pihak kampus terus menggalakkan program coaching clinic dan meningkatkan sistem pendampingan agar kualitas usulan mahasiswa semakin kompetitif.
Proposal inovatif yang berhasil lolos seleksi internal dan dikirimkan tersebut diajukan oleh G. Bayu Pajar Pamungkas, mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Teknologi Pendidikan. Judul proposal ilmiah yang diusung adalah “Smart Nutrition Education System Berbasis AI untuk Meningkatkan Literasi Gizi Siswa pada Program Makan Bergizi Gratis” yang berkompetisi di bidang PKM-VGK (Video Gagasan Konstruktif). Melalui karya berbasis kecerdasan buatan ini, UT Bengkulu optimis mahasiswanya mampu menembus prestasi nasional.




