




Bengkulu, 12 Februari 2026 – Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) Universitas Terbuka Bengkulu bekerja sama dengan Green Democracy Institute (GDI) sukses menyelenggarakan kegiatan One Day Be A Green Economist di Auditorium Universitas Terbuka Bengkulu.Kegiatan ini mengusung tema “Menghubungkan Transformasi Digital dengan Tanggung Jawab Iklim Berkelanjutan” sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap konsep ekonomi hijau yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi digital dan aksi iklim.
Kolaborasi antara ORMAWA UT Bengkulu dan GDI ini menjadi ruang strategis bagi mahasiswa dan pemuda untuk mengembangkan wawasan, keterampilan, serta jejaring dalam membangun ekosistem ekonomi berkelanjutan yang adaptif terhadap tantangan global.Sejumlah narasumber kompeten turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Marina Rasyada, Rahmaddiansyah, Dini Pratiwi Risman, serta Aisyah Ramadani. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Direktur UT Bengkulu Bapak Anton Robiansyah, S.E., M.Ak., sekaligus memberikan pengutan perspektif akademik dan membuka kegiatan tersebut.
Rangkaian acara meliputi workshop, focus group discussion (FGD), talkshow, hingga awarding Greenpreneur. Seluruh kegiatan dirancang untuk mendorong lahirnya inovasi bisnis ramah lingkungan berbasis teknologi digital sekaligus memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam pembangunan berkelanjutan.Melalui kegiatan ini, Brahma Saputra sebagai ketua ORMAWA UT Bengkulu bersama GDI menegaskan bahwa ekonomi hijau bukan sekadar konsep, melainkan peluang nyata yang dapat dikembangkan oleh generasi muda melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam memperluas jejaring kolaborasi antara mahasiswa, praktisi, dan pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada keberlanjutan. Saatnya generasi muda mengambil peran dalam mewujudkan ekonomi hijau masa depan.





