DESIGNED BY OLWEBDESIGN

Profil Kepala UPBJJ-UT Bengkulu

Hits: 5255

DMR 8300 aKepala UPBJJ-UT, memiliki tugas pokok: melaksanakan tugas sesuai dengan pedoman dan juknis Dirjen Dikti, Depdiknas; memimpin dan mengkoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk bagi pelaksanaan tugas bawahan; mengawasi bawahan masing-masing dan apabila terjadi penyimpangan wajib mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku; mengikuti dan mematuhi petunjuk, bertanggung jawab kepada Rektor; dan menyampaikan laporan berkala pada waktunya; menerima, mengolah, dan menggunakan setiap laporan sebagai bahan untuk menyusun laporan lebih lanjut dan untuk memberikan petunjuk kepada bawahan (pasal 112—116). Koordinator Registrasi dan Pengujian, memiliki tugas pokok melaksanakan kegiatan registrasi dan pengujian kepada mahasiswa UPBJJ-UT di wilayah kerjanya (pasal 110, ayat 1). Koordinator Bantuan Belajar dan Layanan Bahan Ajar; memiliki tugas pokok melaksanakan bantuan belajar, layanan bahan ajar dan bahan pendukung akademik lainnya, serta kegiatan kemahasiswaan (pasal 110, ayat 2). Subbagian Tata Usaha, memiliki tugas pokok melaksanakan urusan ketatausahaan dan kerumahtanggaan UPBJJ-UT (pasal 110, ayat 3).

Struktur organisasi UPBJJ-UT tersebut, dikembangkan sesuai dengan kebutuhan PJJ di daerah, dan telah disetujui oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, sehingga dalam operasinya tidak lagi harus menggunakan struktur yang berlaku pada PT tatap muka (Renstra UT 2005—2020; 29).

Sesuai dengan struktur organisasi UPBJJ-UT di atas, maka tugas dan fungsi UPBJJ-UT Bengkulu  ada 4 (empat). Pertama, melaksanakan kegiatan pelayanan administrasi akademik yang meliputi kegiatan registrasi dan pengujian. Kedua, melaksanakan kegiatan kemahasiswaan dan bantuan belajar yang meliputi pelaksanaan tutorial, ko dan ekstra kurikuler, hubungan masyarakat, dan lain-lain. Ketiga, melaksanakan kegiatan pelayanan administrasi umum yang meliputi ketatausahaan, kepegawaian, keuangan, penjualan benda-benda UT dan lain-lain. Keempat, mengembangkan dan membina  kerjasama dengan berbagai instansi. Sebagai unit teknis Universitas Terbuka di daerah, UPBJJ-UT memiliki fungsi dan tugas sebagai pusat pelayanan mahasiswa. Dengan demikian, UPBJJ-UT Bengkulu  memiliki tugas dan peranan penting dalam penyelenggaraan pelayanan sistem belajar jarak jauh.

Untuk menjalankan tugas dan fungsi UPBJJ-UT tersebut, karakteristik kepemimpinan yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan dan pengembangan institusi PTJJ di daerah antara lain transparan, terkontrol, profesional, memberdayakan, kompetitif, transformatif, berorientasi pada hasil dan pelanggan, antisipatoris, desentralistik, dan akuntabel.

Sejalan dengan karakteristik kepemimpinan UPBJJ-UT Bengkulu, maka penyusunan Kebijakan Mutu dan Sasaran Kualitas dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan internal di UPBJJ-UT, yaitu Kepala, Kasubbag Tata Usaha, Koordinator, Bendaharawan, dan seluruh pegawai (akademik dan administratif). Pembagian tugas dan tanggung jawab dalam penyusunannya ditetapkan berdasarkan SK. Kepala UPBJJ-UT Bengkulu

Untuk kepentingan akuntabilitas publik, UPBJJ-UT Bengkulu  sejak tahun 2006 mulai mensosialisasikan visi, misi, kebijakan mutu, sasaran, ukuran, target capaian, kelima fungsi layanannya melalui situs resmi UPBJJ-UT Bengkulu  yang beralamat di www.bengkulu.ut.ac.id. Untuk masa mendatang, sosialisasi akan dilakukan melalui berbagai modus dan media sosialisasi secara lebih intensif, sehingga publik luas dan pengguna layanan UPBJJ-UT Bengkulu  memperoleh akses luas terhadap informasi dan profil UPBJJ-UT.

Pelaksanaan kebijakan mutu dan sasaran kualitas dilaksanakan secara terintegrasi pada setiap bidang tugas UPBJJ-UT Bengkulu, mencakup layanan registrasi, distribusi bahan ajar, bantuan belajar, evaluasi hasil belajar dan administrasi umum, serta mengacu pada implementasi ISO 9001-2000. Sedangkan prosedur perencanaan dan implementasi kebijakan mutu dan sasaran kualitas mengacu pada berbagai Prosedur dan Petunjuk Kerja yang ditetapkan oleh Pusmintas-UT, yang terdiri atas 32 Prosedur dan Petunjuk Kerja

Dalam upaya UPBJJ-UT Bengkulu  untuk meningkatkan kompetensi manajerial bagi para pimpinan unit/organisasi (Kepala, Koordinator, dan Kasubbag Tata Usaha) untuk menjamin proses pengelolaan yang efektif dan efisien, manajemen UPBJJ-UT secara periodik mengadakan program pengembangan kompetensi, berupa pendidikan, pelatihan, kecakapan dan pengalaman yang diperlukan dalam melaksanakan tugas kewajibannya; dan memastikan tingkat kompetensi manajerial jajaran pimpinan UPBJJ-UT dapat mengikuti perkembangan kebutuhan proses/pekerjaan.

Program pengembangan kompetensi manajerial, dirumuskan berdasarkan Prosedur Pengembangan Kompetensi SDM (JKUM-SM04); Petunjuk Kerja Pengelolaan Pelatihan (SM04-PK03). Perencanaan dan pelaksanaan program pengembangan kompetensi mengacu pada kebutuhan pengembangan kompetensi SDM (SM04-RK01); riwayat pengembangan kompetensi karyawan (SM04-RK02); dan kepemilikan persyaratan standar kompetensi minimal pemangku jabatan (SM04-RK03)

Hingga tahun 2009, sejumlah program pengembangan kompetensi manajerial yang diikuti oleh para pemangku jabatan di lingkungan UPBJJ-UT Bengkulu  di antaranya: pelatihan tutor; pelatihan manajemen tutorial tatap muka; pelatihan audit internal; pelatihan penelitian kelembagaan dan keilmuan; pelatihan pengembangan bahan ajar; pelatihan pengadaan barang dan jasa pemerintah; pelatihan pemasaran (marketing).

Disseminasi terhadap hasil kerja UPBJJ-UT Bengkulu  memang belum seluruhnya dilakukan untuk seluruh fungsi layanan. Kecuali, jumlah mahasiswa, jumlah lulusan, dan ICT-Center dan Community College yang menjadi mitra UPBJJ-UT dalam penyediaan dan peningkatan akses mahasiswa terhadap berbagai layanan yang disediakan oleh UPBJJ-UT lewat internet. Informasi tersebut bisa diakses publik melalui situs UPBJJ-UT yang beralamat di www.bengkulu.ut.ac.id. Pada masa mendatang, diseminasi akan dilakukan melalui berbagai modus dan media secara lebih intensif, sehingga pengguna layanan memperoleh akses tentang hasil kerja UPBJJ-UT Bengkulu

Untuk mengevaluasi ada tidaknya peningkatan berkelanjutan (continual improvement) dari setiap sasaran dan target-target capaian yang telah ditetapkan oleh manajemen UPBJJ-UT Bengkulu, dilakukan audit kualitas (quality audits), yakni pengujian secara sistemik terhadap sistem kualitas yang diterapkan UPBJJ-UT Bengkulu  dengan mengukur adanya interval dan kepastian bahwa prosedur monitoring kualitas internal telah didefinisikan secara jelas berkaitan dengan tindakan efektif untuk mencapai standar kualitas yang ditetapkan dan/atau peningkatan berkelanjutan yang dicapai.

Melalui evaluasi tersebut, manajemen UPBJJ-UT Bengkulu  bisa memperoleh kepastian adanya proses stabilisasi dan peningkatan lebih lanjut terhadap setiap layanan yang diberikan kepada pelanggan dan publik luas. Beberapa instrumen yang digunakan untuk melihat adanya peningkatan berkelanjutan adalah analisis tindakan perbaikan/pencegahan (PTPP), angket evaluasi kinerja tutor dan analisis kepuasan pelanggan.

Salah satu audit kualitas yang dilakukan adalah audit internal, yakni sebuah proses yang terdokumentasi, sistematis, dan independen untuk memperoleh bukti-bukti audit dan penilaian secara objektif untuk memastikan sejauh mana kriteria audit terpenuhi. Bukti-bukti yang dikumpulkan dan dievaluasi diklasifikasikan lima kategori, yaitu: (1) sesuai, (2) tidak bisa dilaksanakan atau tidak perlu diaudit, (3) berpeluang untuk ditingkatkan, (4) ketaksesuaian kecil, dan (5) ketaksesuaian besar (JKUM-MT06). Audit internal dilakukan oleh Pusmintas-UT secara periodik setiap enam bulan sekali. Pelaksanaan audit kualitas internal UPBJJ-UT Bengkulu  dikontrol melalui dokumen Kebijakan dan Sasaran Kualitas UPBJJ-UT (JKOP JJ00), dan Prosedur Audit Kualitas Internal (JKUM-MT06); beserta berbagai perangkat instumen pendokumentasian perencanaan, realisasi, laporan kemajuan, permintaan tindakan perbaikan dan pencegahan.

Hasil audit internal dilaporkan di dalam Dokumen Temuan Audit Internal (mt06-rk02), yang kemudian menjadi dasar pijakan dan evaluasi untuk melakukan berbagai perbaikan manajemen sesuai temuan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pada pasca audit internal, sistem manajemen mutu diterapkan secara konsisten dan efektif serta dipelihara sebagai mana mestinya; kesesuaian sistem manajemen mutu terhadap standar internasional; dan mengidentifikasi kesempatan untuk memperbaiki efektifitas dan efisiensi sistem manajemen mutu. Evaluasi terhadap temuan audit internal dilakukan melalui Rapat Tim Manajemen (RTM) di tingkat UPBJJ-UT Bengkulu  yang diadakan setiap tahun.

242877
Pengunjung Hari ini
Total Pengujung
87
242877
Tanggal : 2017-07-22 01:34:41

Lokasi UT Bengkulu